Wednesday, June 4, 2014

Meraih kemenangan dengan kekuatan Do'a

Saat ini manusia hidup dalam suasana materealisme. Maksud dari materialisme di sini adalah bahwa manusia modern saat ini meletakkan fakator faktor yang tertangkap oleh akal dan panca indera sebagai faktor penting dalam kehidupan mereka. Segala keputusan
mereka selalu mempertimbangkan hal-hal yang bersifat materi ini. baru ketika faktor faktor materi ini hilang, mereka mulai menengok cara cara pemecahan masalah melalui pendekatan spiritual atau kerohanian. Misalnya melalui Do a, istighousah, istikharah atau lelaku spiritual lainya

walau demikian, mereka ini masih mending. Hal ini karena sebagian besar masyarakat modern ini meletakan faktor-faktor fisik sebagai satu satumya alat dan pertimbangan dalam menangapi permasalahan kehidupan ketika faktor faktor ini tidak mereka dapatkan, mereka menjadi putus asa bahkan tak jarang keputusan ini menimbulkan berbagai penyimpangan kejiwaan, seperti depresi shock atau bahkan bisa mengarah kepada tindak bunuh diri 

dan ternyata keadaan ini banyak terjadi diberbagai negara yang secara fisik maju. di negara negara yang saat ini menjadi kiblat kemajuan materi, seperti Amerika atau Jepang bunuh diri telah menjadi penyakit sosial yang cukup serius dan hal ini bukan hanya menimpa kalangan rakyat jelata, bahkan hingga menimpa kalangan super elit 

di jepang misalnya, pada awal 2007 ini publik dikejutkan oleh tindakan bunuh diri oleh menteri perdagangan Jepang. beberapa tahun sebelumnya sekitar tahun 2000-an masyarakat Indonesia dikejutkan oleh bunuh diri yang dilakukan oleh salah seorang konglomerat nasional marimutu marimaren. jika kita menarik lebih kebelakang lagi peristiwa bunuh diri dikalangan elit sudah bukan asing lagi. di era 60-an masyarakat dikejutkan oleh bunuh diri yang dilakukan oleh salah seoranga superstar Amerika Merlyn Monroe berbagai peristiwa ini menjadi peatunjuk kuat bahwa memandang faktor materi sebagai satu satunya rujukan dalam kehidupan akan membawa petaka bagi manusia

Share it With Your Friends

1 comment: